Semprot, Jadi Photo (Kamera Parfum)

Kamera biasanya ya berbentuk seperti kamera yah, tapi kali ini Sony menyajikan bentuk yang tidak seperti biasanya. Kamera bernama Cyber-shot DSC-KW11 merupakan kamera kompak yang ditujukan bagi para pecinta selfie atau OOTD (outfit of the Day) untuk berbagai di social network. Kamera unik ini menggunakan sensor Exmor RS 19Mp CMOS dengan aperture maksimal F2. Kamera ini juga dilengkapi layar OLED 3.3 inci dengan jumlah dot 1,299K untuk menampilkan layar yang detail.
sony-cybershot-dsc-kw11-camera



Walau bentuknya mirip botol parfum, bukan berarti tidak keren atau terlihat jelek, malah justru kamera ini berkesan elegan dengan warna-warna lembut yang cerah dengan elemen Swarovski yang membuatnya lebih cocok untuk dibeli dan digunakan oleh para wanita. Kamera ini pun dapat berotasi sampai 180 derajat menggunakan lensa wide angle 21mm.
sony-kw11
Tak ketinggalan ada fitur WiFi serta NFC untuk memudahkan berbagai foto apalagi kamera ini ditujukan untuk pecinta selfie yang tentu suka berbagai foto.
Rencananya Sony akan meluncurkan kamera Sony Cybershot DSC-KW11 ini di Asia pada bulan Oktober dalam pilihan warna Pink, green, violet serta white namun belum diketahui harganya.

Pembekuan Manusia Untuk Menyelamatkan Umat Manusia Pertama Kali Diuji

Apabila Anda penyuka film fiksi ilmiah (science fiction) tentu pernah melihat adegan di mana manusia dibekukan selama perjalanan “antariksa” atau melihat film manusia purba yang hidup kembali setelah “membeku” beribu-ribu tahun lamanya.  Memang kedua cerita tersebut sampai saat ini masih tergolong “science fiction” karena belum terjadi dalam dunia nyata.
cryo
Tetapi hal ini mungkin tak lama lagi menjadi “non fiksi” karena ada beberapa para ahli bedah dari Amerika tepatnya di UPMC Presbyterian Hospital dari Pittsburgh, Pennsylvania akan melakukan percobaan pada manusia untuk memasuki “penundaan kehidupan” atau semacam “pembekuan kehidupan” di mana nanti pada waktu yang diinginkan orang tersebut dapat kembali dipulihkan dari kondisi beku/hibernasi.
Mengapa hal ini dilakukan? Alasan penelitian dan percobaan ini adalah untuk menolong mereka yang mengalami luka parah atau penyakit yang tidak bisa disembuhkan untuk memiliki waktu lebih banyak sampai ditemukannya obat atau pengobatan yang bisa menyembuhkan di masa depan sehingga memiliki kemungkinan hidup lebih besar.
Teknik penundaan/pembekuan kehidupan ini akan diujicobakan pada 10 pasien yang terluka parah dengan cara mendinginkan tubuh tapi bukan lewat suhu luar, tetapi dengan cara mengambil semua darah pasien, lalu menggantikannya dengan larutan garam dingin. Hal ini akan mendinginkan tubuh dan memperlambat fungsinya sampai terhenti dan mengurangi kebutuhan oksigen.
Sebenarnya ada kejadian penundaan/pembekuan kehidupan ini pada kejadian yang tidak disengaja pada beberapa orang, seperti wanita Swedia bernama Anna BÃ¥genholm yang bisa bertahan hidup di bawah lapisan es dalam air yang membeku selama 80 menit pada kecelakaan ski, lalu ada orang Jepang bertahan 24 hari tanpa makan atau minum dengan mengalami kondisi hibernasi hipotermik.
Para dokter yang terlibat menyebut apa yang mereka lakukan dengan istilah “emergency preservation and resuscitation” di mana teknik ini dikembangkan oleh Dokter Peter Rhee yang berhasil melakukan ujicoba pada babi pada tahun 2000. Dan pada tahun 2006 Dr Rhee beserta timnya mempublikasikan hasil dari penelitian mereka.
Mereka berhasil melakukan pembekuan kehidupan pada babi dengan teknik yang telah dijelaskan di atas di mana sebagian besar babi berhasil dihidupkan kembali dari kondisi “beku/hibernasi” tersebut.
Namun pada manusia, untuk saat ini kemungkinan hal ini akan berhasil dilakukan untuk selama beberapa jam saja, tapi apabila  memang benar berhasil, hal ini sudah merupakan pencapaian dan kemajuan besar yang mampu menolong nyawa manusia./orp*

Hebat, Buah Jadi Alat Musik

Raspberry Pi dengan Adafruit Capacitive Touch HAT
Raspberry Pi dengan Adafruit Capacitive Touch HAT
Mungkin sedikit aneh ditelingga kita, bagaimana bisa buah-buahan menjadi alat musik. Namun memang benar adanya dengan menggunakan alat-alat ini.
Berbekal sebuah komputer board kecil, Raspberry Pi dan akesesoris tambahan, hal tersebut akan terwujud. Bagaimana bisa? Ya dengan menggunakan aksesoris tambahan Capacitive Touch HAT dari Adafruit.
Bagi yang belum tahu, Raspberry Pi merupakan sebuah perangkat komputer kecil, yang ukurannya kurang lebih seperti kartu kredit. Raspberry Pi ini banyak sekali fungsinya, salah satunya seperti yang telah kita bahas tadi, dapat menyulap buah-buahan menjadi alat musik.
Adafruit Capacitive Touch HAT
Adafruit Capacitive Touch HAT
Cara kerja alat musik buah-buahan ini menggunakan aksesoris Capacitive Touch HAT, yaitu sebuah board yang dilengkapi dengan sensor sentuh. Sehingga jika sensor tersebut disentuh, maka akan menimbulkan reaksi tertentu. Capacitive Touch HAT ini sudah diprogram untuk menghasilkan suara-suara berformat MIDI dengan menggunakan pemrograman Python.
Dengan menggunakan Alligator clip, atau capit buaya yang dihubungkan ke buah-buahan, maka buah-buahan tersebut akan menghasilkan bunyi-bunyi piano. Perlu diketahui, buah-buahan juga dapat menghantarkan arus listrik seperti, apel, jeruk, atau pisang.
Kalau begini, tidak perlu beli piano yang harganya lumayan mahal ya.

Penghitung Al-Jabbar



Algebrator (juga disebut Softmathadalah sistem aljabar komputer (CAS), yang dikembangkan pada akhir 1990-an oleh Neven Jurkovic dari SoftmathSan AntonioTexasIni adalah CAS khusus diarahkan pendidikan aljabarSelain hasil perhitungan, hal itu menunjukkan langkah demi langkah penjelasan sensitif proses solusi dan konteks.


Cara menggunakan Algebrator :

1. Buka Algebrator dan klik New


2. Tulis soal Al-Jabar seperti contoh dibawah lalu klik solve step untuk mengerjakan satu per satu atau klik solve all untuk menjawab langsung



 Untuk Download Algebrator Klik DISINI

5 Teknologi Ramah Lingkungan Untuk Masa Depan



1. Meningkatkan Sistem Panas Bumi (Enhanced Geothermal Systems / EGS)
Tujuan dari sistem ini adalah memanfaatkan panas alami yang dihasilkan oleh bumi untuk menghasilkan sumber  listrik. Panas yang berasal dari dalam bumi dihasilkan dari reaksi keseluruhan unsur-unsur radioaktif seperti uranium dan potassium. Reaksi nuklir yang sama saat ini masih terjadi di matahari dan bintang-bintang yang tersebar di jagad raya. Reaksi ini menghasilkan panas hingga jutaan derajat celcius. Permukaan bumi pada awal terbentuknya juga memiliki panas yang dahsyat. Namun setelah melewati masa milyaran tahun, temperatur bumi terus menurun dan saat ini sisa-sisa reaksi nuklir tersebut hanya terdapat dibagian inti bumi saja. Pada kedalaman 10.000 meter atau 33.000 kaki, energi panas yang dihasilkan bisa mencapai 50.000 kali dari jumlah energi seluruh cadangan minyak bumi dan gas alam yang masih tersimpan di dunia. Inilah yang menjadi sumber energi panas bumi.
Keberhasilan di proyek EGS seperti di Cooper Basin di Australia, di mana mereka mencapai  tiga setengah kapasitas aliran  setelah pengeboran  ke 250 ° C hingga empat kilometer di bawah tanah. EGS adalah beban dasar sumber daya, yang mampu untuk menghasilkan tenaga listrik 24 jam sehari. Mengandalkan Sistem panas bumi ini juga sangat ekonomis untuk mendirikan sebuah pengoperasian EGS daripada mendirikan pabrik pembakaran batubara listrik baru.
2. Nanosolar (Energi listrik tenaga surya)
Energi listrik tenaga surya selalu menjadi salah satu sumber energi terbaik, karena dalam pengoperasiannya tidak melepaskan gas gas berbahaya ke udara.  Namun biaya produksi dan operasionalnya secara historis cukup tinggi, tetapi lebih intensif dalam menghasilkan energi listrik. Nanosolar berhasil mengurangi biaya produksi dari $ 3 per watt sampai 30 sen per watt selama pembuatan sel PowerSheet mereka.  Panel surya ini dapat memaksimalkan transfer sinar matahari menjadi listrik. Dan harus ditempatkan dimana langsung kontak dengan cahaya matahari tanpa terhalangi oleh benda atau obyek. Perusahaan Nanosolar ini secara ambisius akan memproduksi massal  energi surya dengan biaya yang efisien di pabrik mereka di San Jose. yang diharapkan akan menghasilkan tenaga sebanyak 430 megawatt per tahun, atau empat kali produksi gabungan dari semua perusahaan yang ada, yang berbasis tenaga surya.
3. Mencegah dan Mengendalikan Emisi CO2 (Carbon Capture & Storage CCS)
Berbagai cara ditempuh untuk mencegah dan mengendalikan emisi CO2.  Mencegah emisi CO2 jelas lebih murah tetapi lebih sulit. Bagaimana mungkin menghentikan pengeboran migas (bahan bakar fosil), menghentikan industri baja, semen, LNG serta menghentikan  transportasi. Karena itu sejak tahun 1980-an negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis dan Norwegia berjibaku mencari jalan mengendalikan emisi CO2 agar tidak dilepas ke atmosfer. Cara untuk menangani Emisi CO2 adalah dengan cara memanfaatkan teknologi dengan memisahkan Emisi CO2 dan kemudian menguburnya jauh di bawah tanah.
Jepang merupakan salah satu negara terbaru yang menerapkan teknologi CCS. Pada tahun 2009 dialokasikan 3,3 miliar yen ( 35 juta dollar AS) untuk proyek tersebut dan pada Maret 2010 mulai menyimpan CO2 100,000 ton per tahun. Sebuah organisasi penelitian pemanasan global Jepang, Research Institute of Innovative Technology for the Earth  memperkirakan 150 miliar ton CO2 dapat disimpan bawah tanah di Jepang dan di sekitar wilayah pesisir dalam laut. Bagaimana penerapan teknologi carbon capture storage (CCS) di Indonesia? Agaknya masih jauh, karena belum ada negara berkembang yang mengembangkan risetnya. Apalagi mengaplikasikannya. Hal tersebut disebabkan biayanya yang mahal dan jauh dari komersial.
4. Tenaga Nuklir

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) adalah stasiun pembangkit listrik thermal di mana panas yang dihasilkan diperoleh dari satu atau lebih reaktor nuklir pembangkit listrik. Satu gram U-235 setara dengan 2650 batu bara, membuat sumber tenaga ini memberikan efisiensinya yang sangat tinggi. Semakin efisiensi sebuah proses, semakin banyak keuntungan (baik finansial maupun teknologi) yang didapat. Banyak Negara – Negara di dunia menggunakan PLTN.
 Selain dari efisiensinya Tenaga nuklir lebih ramah lingkungan. Batu bara, minyak bumi, dan gas alam dapat berperan sebagai bahan bakar untuk mendidihkan air, tapi semuanya adalah penghasil polusi udara. Nuklir tidak memberikan polusi udara, kecuali limbah radioaktif yang dapat dikelola dengan teknik tersendiri.  Teknologi PLTN juga jauh lebih canggih daripada pembangkit listrik lainnya. Prinsip dalam teknik adalah semakin canggih, semakin aman.
5. Jaringan Cerdas (Smart Grids)
Smart grid merupakan sistem ketenagalistrikan generasi baru yang dicirikan oleh meningkatnya penggunaan komunikasi dan teknologi informasi dalam pembangkitan, distribusi dan konsumsi energi listrik. Ini merupakan sumber energi kelistrikan dengan konsep terintegrasi dan mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Beberapa sumber energi potensial yang dapat digunakan dalam pengembangan konsep ini adalah panas matahari dan panas bumi.
Menurut laporan Badan Energi Internasional , antara tahun 2003 hingga tahun 2030 dari seluruh dunia akan menghabiskan dana lebih dari 16 triliun dollar untuk mengembangkan dan menginstalsmart grid. Tujuan utama smart grid adalah untuk mengatasi masalah umum sistem jaringan listrik saat ini. Smart grid akan membuat pendistribusian dan penggunaan energi yang lebih efisien dan hemat biaya.
Sedangkan di Indonesia  Smart Grid  sedang dikembangkan. Untuk menyuplai kebutuhan listrik dalam negeri memiliki tingkat kerumitan tersendiri. Pasalnya letak geografis dengan jumlah pulau yang mencapai 13.487 baru 67% yang sudah mendapatkan saluran listrik. Banyak negara maju yang sudah menerapkan smart grid menuju masyarakat smart electrification. Seperti di Australia, Korea Selatan dan Norwegia.